Tanggapan AISI Terkait Knalpot Bersuara Bising

Ototis.com – Bagian kendaraan sepeda motor yang sering kali diubah atau diganti adalah pada bagian knalpotnya. Sayangnya, banyak diantara mereka yang mengubah bagian knalpot motornya menggunakan knalpot bersuara bising.

Menangani hal ini, sebenarnya polisi juga kerap kali melakukan razia terhadap kendaraan dengan knalpot bersuara berisik tersebut. Selain itu, saat ini banyak SPBU yang menolak motor dengan knalpot bising melakukan pengisian bensin di tempat tersebut arena menganggap dapat menyebabkan kebakaran.

Terkait dengan hal ini, bagaimana tanggapan dari AISI selaku Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia?

Sebenarnya, AISI tak terlalu ingin ikut campur terkait dengan hal ini. Selain itu AISI juga menganggap bahwa masalah modifikasi semuanya merupakan hak dari pemilik kendaraan.

“Kita sudah mengikuti aturan. Anggota AISI tidak ada bising. Karena ada undang-undang kebisingan. Hal ini juga tidak mempengaruhi penjualan,” kata Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Sigit Kumala, saat dihubungi detikOto.

Pertamina sendiri akan mengeluarkan peraturan terkait pelarangan kendaraan dengan knalpot bersuara berisik untuk melakukan pengisian bahan bakar di SPBU. Salah satu alasannya, kendaraan yang knalpotnya dibuat berisik dengan menggantinya menggunakan knalpot yang tak sesuai standar dapat memicu percikan api. Percikan api jika terjadi di tempat yang banyak menganung gas sepewrti SPBU tentunya dapat menimbulkan kebakaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *