Rem Tangan Tak Semestinya Digunakan Saat Macet di Jalan Menanjak

Ototis.com – Bukan hal yang baru, bahwa banyak pengemudi mobil biasanya akan menggunakan rem tangan untuk menahan mobilnya ketika terjadi macet dalam medan yang menanjak. Padahal, sebenarnya hal tersebut menyalahi fungsi sebenarnya dari rem tangan.

Terkait dengan hal ini, Sony Susmana, selaku Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) menganjurkan bahwa saat hal tersebut terjadi sebaiknya yang kita pergunakan adalah rem kaki.

“Kalau di tanjakan kita enggak bisa sesuaikan gas dan kopling, ya boleh saja minta bantuan parking brake. Tetapi, lain kali harus coba hanya dengan service brake (rem kaki) saja,” kata Sony dalam acara Suzuki Safety Driving Course 2018 di Sentul, Rabu 28 Maret 2018.

Sedangkan pernggunaan rem tangan dalam kondisi tersebut hanya diperlukan supaya mobil tetap tertahan dan tak turun. Karena itu, pria tersebut menganjurkan supaya para pengendara berusaha membiasakan diri untuk menggunakan rem kaki saat tengah dilanda kemacetan.

“Kalau berhenti di tanjakan lebih dari 10 detik, sebaiknya posisi tuas transmisi otomatis dipindahkan ke N. Kemudian, rem kaki diinjak. Buat saya, enggak ada alasan capek, karena kita memutuskan untuk mengemudi. Maka, sudah harus bertanggung jawab atas kendaraan serta keselamatan seluruh penumpang,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan bahwa ada perlakuan tersendiri jika mobil yang dditunggangi adalah mobil dengan transmisi otomatis.

“Kalau berhenti di tanjakan lebih dari 10 detik, sebaiknya posisi tuas transmisi otomatis dipindahkan ke N. Kemudian, rem kaki diinjak. Buat saya, enggak ada alasan capek, karena kita memutuskan untuk mengemudi. Maka, sudah harus bertanggung jawab atas kendaraan serta keselamatan seluruh penumpang,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *