Pemerintah Bertekad Kembalikan Pamor Sedan

 

Ototis.com РSeperti yang kita ketahui, bahwa  pasar sedan di Indonesia akhir-akhir ini sangatlah suram. Dengan kenyataan tersebut, pemerintah melakukan upaya untuk membangkitkan pamor sedan di Indonesia dengan cara menurunkan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang dibebankan pada produk tersebut. Hal tersebut seperti yang telah disampaikan oleh I Gusti Putu Suryawirawan selaku Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Ilmate) Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

“Kita maunya cepat, supaya industri juga cepat mengantisipasi. Sekarang ini kalau mereka mau produksi sedan harganya di pasaran itu mahal, karena PPnBM-nya terlalu tinggi, nah struktur ini semua mesti kita ubah, secepatnya, harus tahun ini,” ujarnya kepada wartawan, di arena GIIAS 2017 di ICE, BSD City, Tangerang.

Tetapi, sebelum pemerintah akan benar-benar mengurangi beban PPnBM pada sedan, mereka akan terlebih dahulu melakukan beberapa proses pendahuluan.

“Kan mesti dibahas di (Menteri) Keuangan, bukan kita yang nerbitin, itu kan PMK (Peraturan Menteri Keuangan), cuma pengelompokan mobilnya kita (Kemenperin), pengelompokan industrinya kita,” tuturnya.

“Jadi industri itu kan bisa dimulai dari orang itu impor CBU dulu, tapi orang yang CBU tapi punya komitmen membuat industri itu harus kita bedakan,” lanjutnya.

Selanjutnya, yang akan dilakukan pemerintah supaya banyak produsen yang tergugah untuk merilis produk sedannya adalah dengan memberikan insentif pajak.

“Setelah dia buat industri mulai dari CKD meningkat ke IKD, meningkat ke part by part. Itu mesti diberi insentif supaya mereka terangsang untuk memperdalam struktur industrinya di sini, menambah industri komponennya di sini,” katanya.

Sayangnya pria tersebut belum dapat memastikan kapan momen yang tepat untuk memberlakukan kebijakan tersebut. “Pak menteri mesti cepat. Saya belum bisa bilang karena kan nanti yang memutuskan dari (Kementerian) Keuangan, yang penting kita kan kirim ke Menteri Keuangan segera usulan dari Kementerian Perindustrian seperti ini,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *