Motor Kebanjiran, Di Servis Ringan atau Besar?

Ototis.com – Di musim hujan, beberapa daerah di Indonesia biasanya akan terendam banjir. Padahal, banjir akan memberika resiko terhadap kendaraan yang menerjangnya. Khususnya ialah sepeda motor. Tak sedikit kasus motor mogok karena usai menerjang banjir. Dengan alasan ini, alangkah baiknya supaya membawa kendaraan ke bengkel setelah kebanjiran.

Namun terkait dengan hal ini, ketika melakukan servis motor karena kebanjiran, sebaiknya sepeda motor tersebut diservis ringan atau servis besar?

Ramdani, selaku salah satu Mekanik bengkel Cilangkap Mas Motor menyampaikan bahwa servis ringan sudah cukup untuk kendaraan yang kebanjiran.  “Servis ringan saja enggak perlu servis besar,” kata Ramdani.

Servis tersebut antara lain adalah pergantian oli. Hal ini dikarenakan karena banjir, dikhawatirkan air banjir masuk ke mesin dan mencampuri oli. Selain itu, perlu juga dilakukan pemeriksaan terhadap komponen-komponen lainnya.

“Sama bersihin CVT. Kalau motornya masih menggunakan karburator dibersihkan karburatornya, kalau injeksi lebih mudah dibersihin filternya saja,” tuturnya.

Hal ini diterapkan ke semua jenis motor, baik motor sport maupun motor bebek.

“Biaya servisnya enggak sampai Rp100 ribu yang motor matik dan bebek sudah ganti oli. Kalau motor sport bisa lebih mahal sekitar Rp110-120 ribu, tergantung jenis oli dan dilihat lagi nanti kerusakannya,” kata dia.

Jadi, dengan hal ini, kesimpulannya bagi anda yang motornya kebanjiran, maka anda hanya perlu menerapkan servis ringan terhadap kendaraan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *