Mitsubishi Triton 4×4 Jadi Primadona di Daerah Kalteng

Ototis.com – Daerah Kalimantan Tengah terkenal sebagai daerah yang banyak ditemui memiliki medan yang cukup berat untuk dilalui kendaraan. Selain itu, di kawasan tersebut juga banyak berdiri perusahaan yang bergerak dalam bidang tambang. Dengan kondisi seperti itu, tak aneh nampaknya bahwa daerah tersebut memerlukan kendaraan yang dapat menempuh jalan berat serta dapat menampung banyak barang.

Mengatasi hal ini, akhirnya pihak PT Srikandi Diamond Indah Motor, yang notabene merupakan dealer Mitsubishi untuk kendaraan niaga, menghadirkan Mitsubishi Triton sebagai sebuah solusi terkait hal tersebut.

Alhasil, Mitsubishi Triton 4×4 menjadi kendaraan yang cukup mendominasi di daerah tersebut. Bagaimana tidak, kendaraan tersebut sukses merauk pangsa pasar sebesar  72,2%. Cukup besar bukan?

Kebanyakan penjualan produk tersebut dilakukan secara borongan kepada perusahaan tambang maupun perusahaan yang lainnya yang berdiri di daerah tersebut.

“Triton secara nasional mampu menguasai pasar 60 persen, sedangkan di Kalteng memegang pangsa pasar 70 persen lebih. Ini berkat sedang naiknya komoditi dan pertambangan di wilayah ini, serta kami punya model yang memang dibutuhkan oleh konsumen, yakni Trition,” jelas Ilham Iranda S, Head of Sales and Marketing Regional Sumatera dan Indonesia Bagian Timur, PT MMKSI, Rabu (27/12/2017).

Ditambahkan oleh Direktur PT Srikandi Diamond Indah Motor, yakni Wandy Koerniadi bahwa mereka juga memberlakukan sistem jemput bola dalam hal perawatan kendaraan tersebut. Dengan menggunakan sistem tersebut, tentunya para konsumen akan lebih dipermudah ketika akan melakukan servis rutin.

“Kebanyakan Triton di sini dipakai setiap hari untuk operasional. Untuk itu kami melakukan sistem perawatan dengan mengirim teknisi dan komponen yang dibutuhkan untuk melakukan perawatan langsung di lokasi, jadi ini memudahkan konsumen untuk servis kendaraan secara rutin,” jelas Wandy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *