Lampu Sorot Dapat Mengakibatkan Kecelakaan? Simak Sebelum Terlambat

Ototis.com – Salah satu fungsi utama dari lampu kendaraan adalah sebagai pembantu pengemudi menyinari bagian depan jalan di saat menyetir pada malam hari atau pada lokasi yang minim cahaya.

Meski telah diketahui fungsinya, namun perlu ada yang diperhatikan oleh pengemudi yakni titik fokus yang dimiliki lampu antara yang sebelah kanan dan kiri.

“Karena posisi setir di negara Indonesia, berada di sebelah kiri maka seharusnya posisi lampu sebelah kiri titik fokusnya harus lebih jauh ketimbang, posisi lampu sebelah kanan,” ungkap Rifat Sungkar, owner Rifat Drive Labs (RDL).

Ia juga menambahkan kalau lampu yang sebelah kanan memiliki titik fokus yang lebih jauh tentunya dapat berdampak pengendara lain akan merasa silau.

Dampak selanjutnya ialah saat ketika sedang mengendarai kendaraan dengan arah yang berlawanan, dan mendapat lampu yang silau, sebaiknya anda jangan mengurangi kecepatan secara mendadak .

“Hal itu karena untuk menghindari tabrakan dari arah belakang. Jika kita terkena sinar lampu dari arah berlawanan. Maka mobil yang ada di belakang kita akan menjadi korban kedua setelah kita. Makanya untuk menghindari tabrakan dari arah belakang, kita yang berada di depannya jangan terlalu cepat mengurangi kecepatan dan mengerem,” jelas Rifat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *