Karena Teror Bom Penjualan Mobil Bekas Jadi Sepi?

Ototis.com – Seperti yang kita tahu, bahwa beberapa waktu lalu di Indonesia terjadi teror bom bunuh diri secara beruntun di beberapa tempat. Terkait dengan hal ini, kabarnya teror tersebut memberikan pengaruh tersendiri penjualan mobil bekas.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh Herjanto Kosasih selaku Manajer Senior Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua yang menyampaikan bahwa teror bom tersebut sempat membuat  angka penjualan mobil bekas mengalami penurunan. beruntung hal ini tak berlangsung dalam kurun waktu yang lama.

“Bagusnya orang Indonesia itu cepat lupa, jadi pas kemarin Kamis (17 Mei) normal lagi. (Penjualan) Kenanya di Senin sampai Rabu (14-16 Mei). Itu kembali normal karena melihat pemberitaan sudah mulai tertangkap kan satu per satu terorisnya,” ujar Herjanto, Jumat, 18 Mei 2018.

Biasanya, tiap kali mendekati bulan puasa dan lebaran, angka penjualan mobil bekas di dealernya mengalami kenaikan. Namun, pasca ledakan bom tersebut ternnyata angka penjualan cenderung menurun.

“Harusnya panen memasuki bulan puasa, tiba-tiba sepi. Jumlah transaksi menurun, biasanya per-hari 50-75 unit. Karena ada teror lebih sedikit dari itu jumlahnya,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *