Jika Harga Motor Honda Naik, Itu Bukan Karena Kenaikan Nilai Dollar

Ototis.com РArio, Head of Marketing PT Wahana Makmur Sejati menyampaikan bahwa  Honda  tak akan menaikan harga dari produk sepeda motor mereka di Indonesia hanya karena nilai tukar rupiah terhadap dolar yang terus melemah. Namun, jika nantinya harga produk mereka mengalami kenaikan, hal ini kurang lebih adalah dikarenakan pajak BBN yang juga mengalami kenaikan.

Seperti yang kita tahu, bahwa sampai saat ini kurs rupiah terhadap Dollar terus mengalami penurunan. Bahkan, 1 dollar kini memiliki nilai tukar sebesar Rp 14.000-an. Dengan begitu, indistri-industri yang berada di Indonesia-pun merasakan dampaknya.

Yups, denga neiknya nilai dolar tentunya membuat biaya produksi yang dikeluarkan oleh berbagai pabrikan berpotensi mengalami kenaikan. Hal inilah yang terkadang membuat banyak pabrikan memutuskan untuk menaikan harga produk merekasaat nilai rupiah mengalami penurunan.

“Tidak pengaruh ya kenaikan dolar. Kemarin saya tanya AHM dan untuk hal ini dia yang absorb. Tidak dilimpahkan kepada konsumen. Lagi pula kita yang CBU hanya CRF250. CBR 250 memang sport, tapi hitungannya sudah masuk lokal,” katanya kepada wartawan di Jakarta.

“Biasanya kenaikan harga unit itu karena meningkatnya biaya BBN. Bukan unitnya itu sendiri. Jadi kita menyesuaikan,” lanjut Ario.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *