Hati-hati Tergelincir Saat Mengendarai Motor Di Jalan Basah!!!

Ototis.com – Saat berkendara dengan sepeda motor melintasi jalanan basah karena guyuran hujan, maka peluang tergelincir atau terpeleset jauh lebih besar dibandingkan dengan saat kita melintasi jalanan yang kering. Namun tekait dengan hal ini kita tak usah lagi khawatir karena ada trik yang dapat kita lakukan untuk mengatasi hal tersebut.

Seperti yang disampaikan  oleh pihak Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, bahwa kendaraan sepeda motor menurutnya tak ada yang seimbang dan stabil.

“Untuk mendapatkan keseimbangan ini, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan, yaitu kecepatan, jalanan, dan postur berkendara,” ujarnya.

Terkait dengan kecepatan, ada baiknya saat melewati medan basah kita mengurangi kecepatan RPM. Hal ini dapat dilakukan dengan menambah gigi.

“Penambahan gigi, agar putaran mesin lebih berat dan otomatis RPM turun. Jadi, meskipun tangan kanan bergerak tiba-tiba karena panik, respons throttle ke tenaga yang disalurkan enggak langsung direspons roda belakang,” tuturnya.

Pria tersebut juga menambahkan, bahwa jalanan yang basah terkena air otomatis akan menjadi lebih licin, karena itu, ia sangat menyarankan supaya pengendara tidak melakukan hal hal secara mendadak seperti saat manufer hingga menghentikan kendaraan atau mengerem.

“Karena pada saat melakukan manufer yang salah, pijakan atau sudut ban ke permukaan jalan mengecil. Bahkan di jalan lurus saja, ketika ada genangan air yang hanya satu senti meter saja akan terjadi hydroplaning atau aquaplaning (peristiwa pemantulan),” sambung dia.

Sederhananya, saat menapak di jalanan basah, daya cengkram ban terhadap jalan menurun. Hal inilahj yang terkadang membuat kendaraan seolah hilang kendali. Untuk itu, lebih baik saat melewati jalanan basah menggunakan kendaraan secara pelan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *