Benarkah Mobil Matik Lebih Rentan Rusak Daripada Manual?


Ototis.com – Saat ini beredar kabar yang menyebutkan bahwa mobil yang mengusung transmisi otomatis lebih cepat rusak apabila dibandingkan dengan mobil yang mengusung transmisi manual Benarkah itu?

Menenai hal ini, Supriyadi pemilik bengkel Auto Techno yang merupakan bengkel yanghanya menangani kendaraan matik mengatakan bahwa dirinya tidak setuju dengan anggapan tersebut. Sebagai bukti, ia memberitahukan mengenai mobil matik yang telah berusia 10 tahun tapi masih melenggang mulus di jalanan.

“Mobil matik itu rusak biasanya di atas delapan tahun, secepat-cepatnya itu lima tahun. Itu yang cepat juga biasanya tidak pernah ganti oli, dan tidak pernah dikuras oli transmisinya,” jelas pria yang akrab disapa Adi kepada Liputan6.com, Selasa (7/6/2017).

Menurut pria tersebut, hal yang paling penting dan harus diperhatikan adalah bagian oli. Hal tersebut dikarenakan bahwa oli merupakan bagian yang sangat penting bagi transmisi.

“Kenapa harus setiap 15 ribu KM, karena saat macet mesin tetap hidup, dan oli transmisi tetap bekerja. Memang, pabrikan merekomendasikan penggantian setiap 40 ribu Km, tapi itu kan jalan normal, dan mesin hidup dalam jangka waktu lama,” tambahnya.

Untuk itu ia menyarankan supaya para pemilik mobil matik untuk lebih rajin lagi dalam memberikan perawatan tehadap kendaraannya. Selain itu cara berkendara juga harus hati hati dan tidak sembarangan atau asal jalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *