Ada Standar Tengah dan Samping, Apa Bedanya?

Ototis.com – Seperti yang kita tahu, bahwa kendaraan sepeda motor dengan mesin yang tak terlalu besar (dibawah 250cc) kebanyakan akan disertai dengan dua jenis standar, yakni standar miring serta standar tengah. Namun, apa sebenarnya perbedaan dari kedua standar tersebut?.

Secara bentuknya saja kita dapat melihat perbedaan secara langsung pada kedua standar tersebut. Misalnya, pada standar samping, terbentuk dari lepengan logam dengan disertai per yang fungsinya untuk menyangga kendaraan dan saat di parkirkan dalam konisi miring.

Sedangkan untuk standar tengah, terbentuk dari dua lempengan besi, yang tersambung pada bagian atas. Kedua standar ini tentunya memiliki keunggulannya masing-masing. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Sarwono Edhi, selaku Technical Service Division PT AHM.

“Keunggulan standar samping itu lebih praktis dan cepat dalamĀ  men-standarkan sepeda motor. Sementara Keunggulan standar tengah itu menopang lebih stabil,” katanya.

Namun apa saja kelemahan dari kedua jenis trandar tersebut?

Menjawab pertanyaan itu, pria tersebut menyampaikan bahwa kelemahan dari standar tengah adalah seseorang lebih harus mengerahkan tenaganya saat akan menggunakan standar tersebut.

“Sedangkan standar samping ini relatif kurang stabil dibanding standar tengah. Ini lantaran posisi motor menjadi miring kira-kira 10-15 derajat dari posisi awal,” kata dia.

SekarangĀ  kalian tahu kan, apa saja perbedaan serta keuntungan dan kerugian dari penggunaan standar tengah dan samping. Kalau kalian lebih sering pakai yang mana nih?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *